Laksanakan Refleksi Kinerja 2018, Menteri PANRB Ajak ASN Kerja Cerdas, Kerja Fokus, dan Kerja Tuntas



#Indonesia Melayani #MenteriPANRB #ASN

Menteri PANRB Syafruddin mengajak seluruh ASN Kemenpan RB untuk kerja cerdas, kerja fokus, dan kerja tuntas saat memaparkan catatan refleksi kinerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sepanjang tahun 2018. “Fokus melaksanakan tugas, sebab tahun 2019 merupakan tahun politik yang dapat berdampak pada ritme kerja. Karena itu harus netral, bebas dari segala kepentingan politik dan fokus melaksanakan tugas,”Syafruddin dalam acara Refleksi Kementerian PANRB 2018 dan Resolusi 2019 di Jakarta, Kamis (31/01).

Selain itu juga ASN Kemenpan RB harus cerdas dalam memilih, memilah dan memprioritaskan kegiatan yang strategis. “Tujuannya agar seluruh sumber daya dapat dimanfaatkan secara cermat, efektif, dan efisien,” ujar Syafruddin . ASN Kemenpan RB juga harus mampu kerja tuntas pada akhir dari masa bakti pemerintahan Kabinet Kerja 2015-2019. “Karena itu harus netral bebas dari kepentingan politik dan fokus melaksanakan tugas,” ujar Syafruddin.

Ia mengatakan sepanjang tahun 2018, Kemenpan RB fokus melaksanakan enam kegiatan. Pencapaian dari Kemenpan RB diantaranya Optimalisasi penerapan sistem pemerintahan berorientasi hasil melalui SAKIP. “Penerapan SAKIP di 25 provinsi dan 217 Kabupaten/kota mampu menghasilkan penghematan negara 65.1 triliun pada tahun 2018,” ungkap Menteri Syafrudin.

Kemenpan RB juga melakukan optimalisasi pelaksanaan reformasi birokrasi melalui perbaikan kebijaksanaan reformasi birokrasi. Melaksanakan evaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi untuk mengetahui kemajuan dan perbaikan yang diperlukan dalam penguatan pemerintahan. Optimalisasi reformasi birokrasi juga dilakukan dengan pengembangan zona integritas melalui unit percontohan WBK dan WBBM untuk peningkatan kualitas pelayanan publik. “Saat ini terdapat 23 unit kerja dengan predikat WBBM dan 328 unit kerja WBK,” ucap Syafruddin.

Pencapaian lainnya adalah optimalisasi penataan kelembagaan melalui penguatan kebijakan penataan kelembagaan, Audit serta evaluasi kelembagaan guna menyusun peta kelembagaan pemerintah secara akurat. Melaksanakan penataan kelembagaan instansi pemerintah dengan melakukan penyederhaan, penyempurnaan maupun pembentukan unit kerja baru.

Sepanjang tahun 2018, Kemenpan RB mendorong pengembangan e-Goverment dengan menyusun indeks SPBE dan melakukan survei pada 82 instansi pemerintah pusat dan 616 pemerintah daerah.Langkah lainnya melalui nota kerjasama bersama dengan pemerintahan Korea Selatan. “Kami melakukan penandatanganan perpanjangan nota kesepahaman di bidang e-government bersama Ministry of the Interior and Safety (MOIS) Republic of Korea,” ucap Syafruddin.

Dalam hal penataan sistem manajemen SDM ASN, Kemenpan RB melaksanakan seleksi CPNS 2018 sesuai dengan visi Nawa Cita.Terbaru adalah terbitnya PP tentang manajemen Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).Melakukan penempatan CPNS dari sekolah ikatan dinas tidak ditempatkan di daerah asal.Menyelenggarakan Anugerah ASN tahun 2018.

Kemenpan RB juga melaksanakan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan mengitegrasikan pelayanan daerah dan pusat dalam satu lokasi melalui pembangunan Mal Pelayanan Publik.” Kalau tahun 2017 terbangun 3 MPP, pada tahun 2018 bertambah 8 MPP,” jelas Syafruddin.

Semntara itu tahun 2019, Kemenpan RB menargetkan menuntaskan penetapan berbagai kebijakan sebagai fondasit sistem merit dalam manajemen ASN menuju SMART ASN. Mengakselerasi penerapan e-Goverment dalam penyelenggaran pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat.

Memantapkan penerapan SAKIP guna mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien.Memperluar pembangunan zona integritas untuk wujudkan birokrasi yang bersih melayani. Melanjutkan penataan kelembagaan instansi pemerintah agar penyelenggaran pemerintahan efektif dan efisien. Mengakselerasi perbaikan pelayanan dasar dan perizinan masyarakat dan dunia usaha.

Pemaparan refleksi kenierja juga dihari oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Ombudsman, Kepala LAN dan beberapa petinggi lembaga pemerintahan lainnya. Pada kesempatan itu, Menteri Syafruddin memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian PANRB yang telah bekerja secara profesional dengan merealisasikan perencanaan program yang ada.

source

Jangan putus asa bagi yang gagal tahun ini di ajang CPNS 2018, mari pupuk semangat lagi untuk persiapan ke event PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak, gak papa dah gak ada pensiun yang penting kerja dulu kan. Semangat..!!

Pendaftaran CPNS online melalui situs sscn.bkn.go.id hang berakhir 15 Oktober 2018. Artinya, habis sudah waktu yang disediakan bagi pelamar untuk mendaftar di situs resmi pendaftaran CPNS sscn.bkn.go.id.

pelamar yang sudah memenuhi persyaratan pendafatran CPNS 2018 via sscn.bkn.go.id, bisa mempersiapkan diri dengan mempelajari contoh soal tes CPNS dan registrasti CAT BKN.
Usai pengumuman lolosnya seleksi administrasi, palamar akan mempersiapkan diri untuk mengerjakan soal tes CPNS. Latihan mengerjakan contoh soal tes CPNS bisa jadi solusinya.

Contoh soal cpns 2018 bisa di download di bagian akhir berita ini.

Jelang pendaftaran CPNS 2018, Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga memberikan informasi mengenai kisi-kisi soal CPNS 2018.
Kisi-kisi soal CPNS 2018 diinformasikan resmi melalui akun twitter @BKNgoid.
Ilustrasi soal tes CPNS 2018 (Istimewa)Jangan terkecoh jelang pendaftaran CPNS 2018, banyaknya orang yang mencari informasi terkait CPNS 2018 membuat beberapa oknum nakal sengaja mencari keuntungan di tengah kesempatan.
Salah satunya dengan menerbitkan buku bank soal untuk tes CPNS 2018.
Padahal, pihak penyelenggara dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak pernah menerbitkan buku-buku tersebut.
Dalam sebuah cuitan yang terbit Kamis (26/7/2018), BKN mengatakan jika pihaknya tidak pernah menerbitkan buku tes CPNS 2018 yang berisi soal-soal CAT-BKN.

“#SobatBKN sekali lagi mimin infokan bahwa kami tidak pernah menerbitkan buku tes CPNS yang berisi soal-soal CAT-BKN. Kenapa? karena setiap tahun soal-soal tersebut, berganti dan setelah selesai dibuat langsung dikunci oleh Lembaga terkait dan BKN juga tidak mengetahui isi soalnya,” demikian bunyi cuitan tersebut, dikutip TribunStyle.cpm dari Twitter @BKNgoid, Sabtu (28/7/2018).
Tak hanya itu, BKN pun memberikan saran kepada calon peserta pendaftaran CPNS 2018 untuk mempelajari kisi-kisi soal CPNS 2018.
Kisi-kisi tersebut antara lain terdiri dari materi seputar TIU, TWK, dan TKP yang ada dalam peraturan.

#SobatBKN, soal-soal tersebut akan diacak oleh sistem secara otomatis saat penyelenggaraan SKD menggunakan CAT-BKN. Lalu bagaimana cara belajar? gampang dan gratis, kalian bisa explore sendiri dengan kisi-kisi TIU, TWK, dan TKP yang ada dalam peraturan,” tulisnya.
Lantas bagaimana cara mendapatkan contoh atau kisi-kisi soal CPNS 2018 secara resmi?
BKN menyediakan sebuah laman simulasi untuk mengerjakan soal tes CPNS dengan menggunakan sistem.
Para calon peserta dapat mengunjungi laman Simulasi CAT BKN, yang berisi kumpulan soal CPNS dari TIU, TWK, hingga TKP.

Perwakilan CPNS yang menerima SK penetapan sebagai Aparat SIpil Negera, dari Plt Bupati HST HA Chairansyah, Senin (10/9/2018) (istimewa)Menariknya, layaknya ujian sebenarnya, laman ini juga dilengkapi dengan sistem skoring.
Sehingga, peserta dapat mengukur serta menguji kemampuannya sendiri jelang tes CPNS 2018.

Berikut cara mendaftar ke laman simulasi CAT-BKN, dikutip TribunStyle.com dari berbagai sumber, Sabtu (28/7/2018).

1. Pergi ke laman http://cat.bkn.go.id/simulasi/index.php
2. Lakukan log in dengan memasukkan Email dan juga Password.
3. Masukkan 10 digit kode verifikasi yang dikirim ke email.
4. Log in berhasil, peserta mulai bisa melakukan simulasi CAT-BKN.

Salah satu persiapannya yakni kecakapan dalam menjawab soal.
Untuk itu, mulai dari sekarang anda harus mempelajari contoh soal-soal tes CPNS.

Seperti diketahui, tes penerimaan CPNS 2018 melalui berbagai tahapan.
Tahapan tes CPNS 2018 menggunakan computer assisted test (CAT) membutuhkan ketelitian dan kemampuan berpikir peserta.
Diketahui, Tes berbasis CAT tersebut meliputi seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Bagi kalian yang akan mengikuti tes CPNS untuk pertama kalinya, pastikan kalian memahami apa itu SKD dan SKB.
Standar nilai minimal SKD CPNS 2018 (Kemenpan RB)Pada seleksi kompetensi dasar atau SKD, peserta akan menjawab soal lewat CAT.
Peserta tidak perlu lagi menjawab soal di kertas dan menghitamkan pilihan jawaban. Hasil tes peserta juga akan langsung bisa diketahui setelah selesai tes.

Tes yang ada dalam tahap seleksi SKD antara lain, Tes Wawancara Kewarganegaraan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Peserta yang lulus di tahap seleksi SKD dapat melanjutkan ke tahap seleksi SKB.
Seleksi kompetensi bidang meliputi tes kesamaptaan serta tes pengamatan fisik dan keteramapilan (FSK).
Nah untuk itu, mengulang-ulang materi contoh soal CPNS dianggap cukup membantu peserta dalam menjawab soal.
Mulai dari sekarang mempelajari tentang materi serta cara menjawab dengan cepat soal tes CPNS 2018.

note:
1.Semua video berasal dari yotube.com
2.Kami gunakan plugin yang otomatis mencari dan posting video dari youtube dengan kata kunci tertentu.
3.Seluruh video yang diposting di sini adalah menjadi hak milik pembuat dan pengunggah video di youtube.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please disable your adblock for read our content.
Refresh