Jokowi Janji Angkat 17.000 Tenaga Lepas Jadi PNS



Jokowi Janji Angkat 17.000 Tenaga Lepas Jadi PNS

sumber Sindonews

Presiden Joko Widodo(Jokowi) berjanji akan mengangkat 17.000 tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) lewat peraturan presiden (perpres) maupun keputusan presiden (keppres).

Janji tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri acara silaturahmi THL-TBPP Indonesia di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu, 3 Februari 2019 kemarin. Jokowi mengatakan, untuk pengangkatan THL-TBPP dimungkinkan lewat perpres dan keppres dan dilakukan menurut prosedur payung hukum yang ada agar tidak menabrak Undang-Undang yang berlaku.

“Apabila memungkinkan, akan saya siapkan Perpres-nya, namun jangan sampai saya disuruh nabrak regulasi Undang-Undang itu yang tidak memungkinkan,” kata Jokowi. Menurut Jokowi, hingga saat ini Indonesia masih kekurangan penyuluh pertanian, kurang lebih 40.000 penyuluh. Karena itu diharapkan 17.000 THL-TBPP tersebut bisa mengisi kekurangan yang ada.

Pengalaman yang dimiliki THL-TBPP, lanjutnya, sangat penting untuk mendampingi petani dalam rangka memperbaiki produktivitas pertanian. “Kalau membuat perpres itu urusannya hanya tanda tangan presiden. Tapi kalau payung hukum undang-undangnya memungkinkan kenapa tidak,” ujar mantan Wali Kota Solo ini.

Presiden juga berjanji akan memberi kabar secepatnya mengenai bisa tidaknya pengangkatan melalui perpres dengan terlebih dulu berkonsultasi dengan Menteri Pertanian (Mentan) dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). “Besok (hari ini) saya akan langsung panggil Menpan. Peluangnya seperti apa? Kalau memang peluangnya ada dan tidak menabrak Undang-Undang, nanti saya undang semua 17.000 THL-TBPP,” ujarnya.

Ketua THL-TBPP Nasional, Gunadi mengungkapkankan, pada 2017 sudah ada sebanyak 6.058 THL-TBPP yang sudah dientaskan menjadi PNS penyuluh pertanian serta diberi kesempatan mengikuti tes ASN pada awal 2019. Dia berharap, 17.000 THL-TBPP bisa diangkat menjadi PNS. Dengan demikian dalam mendampingi petani mereka lebih memiliki legalitas dan tidak dalam bayang-bayang ketakutan.

Sebelumnya Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan ada 48 instansi yang akan menyelenggarakan seleksi calon pegawai negeri (CPNS) susulan pada Maret 2019. Salah satu alasan instansi-instansi ini menggelar rekrutmen susulan adalah karena tahun lalu terjadi bencana.

Kepala Biro (Karo) Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, seleksi CPNS susulan tersebut akan diselenggarakan di tiga provinsi. “Itu yang tertunda karena bencana alam di Sulawesi Tengah (Sulteng). Kemudian Papua dan Papua Barat,” ungkapnya.

Selain instansi daerah, juga masih ada instansi pusat yang akan menyelenggarakan seleksi CPNS susulan. Salah satunya adalah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). “Kemenkumham ada kanwil (kantor wilayah) di Sulteng. Itu kalau tidak salah Kanwil Sulteng jatahnya 13 formasi. Itu belum karena bencana,” ujarnya.

Sementara untuk Papua dan Papua Barat, Ridwan mengatakan penundaan seleksi CPNS karena alasan lain. Dia menyebut saat itu Pemda Papua dan Papua Barat belum sepakat dengan mekanisme seleksi. “Tapi setelah pertemuan di Batam, mereka (Papua dan Papua Barat) setuju. Tapi tata caranya tidak online murni saat pendaftarannya. Jadi mereka mendaftar lewat BKD. Nanti BKD yang meng-input dan sebagainya. Seleksi tetap pakai sistem CAT,” paparnya.

Mengenai jumlah formasi yang dibuka di 48 instansi tersebut, Ridwan mengaku tidak begitu hafal. Namun dia memastikan formasi tidak akan berubah sebagaimana seleksi CPNS 2018. “Itu saya agak lupa. Tapi yang pasti masih bagian dari yang formasi 238.015. Kan sudah terisi kurang lebih 178.000-an formasi. Ini cuma melunasi utang kita di 2018,” ungkapnya.

Dia mengaku sampai saat ini belum ditetapkan tanggal pendaftaran. Menurut dia, BKN masih menunggu aturan teknis dari Kemenpan-RB. “Itu kan ada permenpan baru. Kami belum terima detailnya. Tapi yang jelas, Maret intinya di 48 instansi itu akan dimulai. Termasuk soal (seleksi) lewat tahun anggaran tentu akan dibicarakan,” katanya.

Ditanyakan apakah infrastruktur di wilayah-wilayah tersebut sudah siap, Ridwan menilai kondisi sudah berangsur pulih. BKN siap menyelenggarakan jika memang sudah ditetapkan waktu seleksinya. “Nanti ada berbagai cara. Misal kita ke kota sebelahnya. Yang penting tesnya tetap di daerah-daerah itu. Kita juga akan berkoordinasi dengan daerah,” tandasnya.

Selain itu pada pertengahan tahun ini pemerintah juga akan membuka seleksi CPNS baru. Menurut Menpan-RB Syafruddin, setidaknya terdapat 100.000 CPNS baru yang akan direkrut tahun ini. “Akan tetap fokus pada tenaga pendidikan dan kesehatan, lebih fokus ke sana. Ini karena sebanyak 52.000 orang pensiun,” paparnya. Mengenai anggaran, Syafruddin mengatakan masih akan dikaji bersama Menteri Keuangan (Menkeu). Pihaknya hanya mengusulkan kebutuhan aparatur tahun 2019.

source

Jangan putus asa bagi yang gagal tahun ini di ajang CPNS 2018, mari pupuk semangat lagi untuk persiapan ke event PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak, gak papa dah gak ada pensiun yang penting kerja dulu kan. Semangat..!!

Pendaftaran CPNS online melalui situs sscn.bkn.go.id hang berakhir 15 Oktober 2018. Artinya, habis sudah waktu yang disediakan bagi pelamar untuk mendaftar di situs resmi pendaftaran CPNS sscn.bkn.go.id.

pelamar yang sudah memenuhi persyaratan pendafatran CPNS 2018 via sscn.bkn.go.id, bisa mempersiapkan diri dengan mempelajari contoh soal tes CPNS dan registrasti CAT BKN.
Usai pengumuman lolosnya seleksi administrasi, palamar akan mempersiapkan diri untuk mengerjakan soal tes CPNS. Latihan mengerjakan contoh soal tes CPNS bisa jadi solusinya.

Contoh soal cpns 2018 bisa di download di bagian akhir berita ini.

Jelang pendaftaran CPNS 2018, Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga memberikan informasi mengenai kisi-kisi soal CPNS 2018.
Kisi-kisi soal CPNS 2018 diinformasikan resmi melalui akun twitter @BKNgoid.
Ilustrasi soal tes CPNS 2018 (Istimewa)Jangan terkecoh jelang pendaftaran CPNS 2018, banyaknya orang yang mencari informasi terkait CPNS 2018 membuat beberapa oknum nakal sengaja mencari keuntungan di tengah kesempatan.
Salah satunya dengan menerbitkan buku bank soal untuk tes CPNS 2018.
Padahal, pihak penyelenggara dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak pernah menerbitkan buku-buku tersebut.
Dalam sebuah cuitan yang terbit Kamis (26/7/2018), BKN mengatakan jika pihaknya tidak pernah menerbitkan buku tes CPNS 2018 yang berisi soal-soal CAT-BKN.

“#SobatBKN sekali lagi mimin infokan bahwa kami tidak pernah menerbitkan buku tes CPNS yang berisi soal-soal CAT-BKN. Kenapa? karena setiap tahun soal-soal tersebut, berganti dan setelah selesai dibuat langsung dikunci oleh Lembaga terkait dan BKN juga tidak mengetahui isi soalnya,” demikian bunyi cuitan tersebut, dikutip TribunStyle.cpm dari Twitter @BKNgoid, Sabtu (28/7/2018).
Tak hanya itu, BKN pun memberikan saran kepada calon peserta pendaftaran CPNS 2018 untuk mempelajari kisi-kisi soal CPNS 2018.
Kisi-kisi tersebut antara lain terdiri dari materi seputar TIU, TWK, dan TKP yang ada dalam peraturan.

#SobatBKN, soal-soal tersebut akan diacak oleh sistem secara otomatis saat penyelenggaraan SKD menggunakan CAT-BKN. Lalu bagaimana cara belajar? gampang dan gratis, kalian bisa explore sendiri dengan kisi-kisi TIU, TWK, dan TKP yang ada dalam peraturan,” tulisnya.
Lantas bagaimana cara mendapatkan contoh atau kisi-kisi soal CPNS 2018 secara resmi?
BKN menyediakan sebuah laman simulasi untuk mengerjakan soal tes CPNS dengan menggunakan sistem.
Para calon peserta dapat mengunjungi laman Simulasi CAT BKN, yang berisi kumpulan soal CPNS dari TIU, TWK, hingga TKP.

Perwakilan CPNS yang menerima SK penetapan sebagai Aparat SIpil Negera, dari Plt Bupati HST HA Chairansyah, Senin (10/9/2018) (istimewa)Menariknya, layaknya ujian sebenarnya, laman ini juga dilengkapi dengan sistem skoring.
Sehingga, peserta dapat mengukur serta menguji kemampuannya sendiri jelang tes CPNS 2018.

Berikut cara mendaftar ke laman simulasi CAT-BKN, dikutip TribunStyle.com dari berbagai sumber, Sabtu (28/7/2018).

1. Pergi ke laman http://cat.bkn.go.id/simulasi/index.php
2. Lakukan log in dengan memasukkan Email dan juga Password.
3. Masukkan 10 digit kode verifikasi yang dikirim ke email.
4. Log in berhasil, peserta mulai bisa melakukan simulasi CAT-BKN.

Salah satu persiapannya yakni kecakapan dalam menjawab soal.
Untuk itu, mulai dari sekarang anda harus mempelajari contoh soal-soal tes CPNS.

Seperti diketahui, tes penerimaan CPNS 2018 melalui berbagai tahapan.
Tahapan tes CPNS 2018 menggunakan computer assisted test (CAT) membutuhkan ketelitian dan kemampuan berpikir peserta.
Diketahui, Tes berbasis CAT tersebut meliputi seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Bagi kalian yang akan mengikuti tes CPNS untuk pertama kalinya, pastikan kalian memahami apa itu SKD dan SKB.
Standar nilai minimal SKD CPNS 2018 (Kemenpan RB)Pada seleksi kompetensi dasar atau SKD, peserta akan menjawab soal lewat CAT.
Peserta tidak perlu lagi menjawab soal di kertas dan menghitamkan pilihan jawaban. Hasil tes peserta juga akan langsung bisa diketahui setelah selesai tes.

Tes yang ada dalam tahap seleksi SKD antara lain, Tes Wawancara Kewarganegaraan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Peserta yang lulus di tahap seleksi SKD dapat melanjutkan ke tahap seleksi SKB.
Seleksi kompetensi bidang meliputi tes kesamaptaan serta tes pengamatan fisik dan keteramapilan (FSK).
Nah untuk itu, mengulang-ulang materi contoh soal CPNS dianggap cukup membantu peserta dalam menjawab soal.
Mulai dari sekarang mempelajari tentang materi serta cara menjawab dengan cepat soal tes CPNS 2018.

note:
1.Semua video berasal dari yotube.com
2.Kami gunakan plugin yang otomatis mencari dan posting video dari youtube dengan kata kunci tertentu.
3.Seluruh video yang diposting di sini adalah menjadi hak milik pembuat dan pengunggah video di youtube.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please disable your adblock for read our content.
Refresh